UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS ILMU KOMPUTER & TEKNOLOGI INFORMASI
BAHASA INDONESIA
TUGAS PERTEMUAN PERTAMA
PENGERTIAN PENALARAN, DEDUKTIF, DAN INDUKTIF BESERTA CONTOH
DAN CIRI-CIRINYA
NAMA : Deril
Fatu Rahman
KELAS :
12113195
JURUSAN :
Sistem Informasi
MATKUL : BAHASA INDONESIA
KELAS : 3 KA 18
Penalaran, Deduktif dan Induktif
1. Penalaran
Penalaran adalah proses berpikir
yang bertolak dari pengamatan indera(pengamatan empirik) yang menghasilkan
sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan
terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah
proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah
proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut
menalar. Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu deduktif dan induktif.
2. Deduktif
Penalaran deduktif adalah proses
penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku
khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum. Proses penalaran ini
disebut Deduksi. Kesimpulan deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Yakni
dimulai dari hal-hal umum, menuku kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang
lebih rendah proses pembentukan kesimpulan deduktif tersebut dapat dimulai dari
suatu dalil atau hukum menuju kepada hal-hal yang kongkrit.
A. Macam-macam Penalaran Deduktif
Macam-macam penalaran deduktif
diantaranya :
1. Silogisme adalah suatu proses
penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi
(pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Dengan fakta lain bahwa
silogisme adalah rangkaian 3 buah pendapat, yang terdiri dari 2 pendapat dan 1
kesimpulan.
2. EntimenEntimen adalah penalaran
deduksi secara langsung. Dan dapat dikatakan pula silogisme premisnya
dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui.
B. Ciri-ciri paragraf
berpola deduktif
Paragraf berpola deduktif memiliki
ciri-ciri sebagai berikut :
1) Letak kalimat utama di awal
paragraf
2) Diawali dengan pernyataan umum
disusul dengan uraian atau penjelasan khusus
3) Diakhiri dengan penjelasan
C.
Contoh paragraf deduktif tentang lingkungan
1. Kebersihan
sangat penting bagi kesehatan. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga
kebersihan baik itu dari makanan yang kita makan, kebersihan pakaian yang kita
gunakan maupun lingkungan tempat tinggal kita. Sudah banyak orang yang
terserang penyakit dikarenakan kurang menjaga kebersihan. Ini contoh
paragraph deduktif tentang lingkungan.
2. Indonesia adalah negara yang majemuk. Terdapat banyak agama
dan kepercayaan dan selain itu suku budaya indonesia sangat beragam misalnya
suku jawa, madura, batak, ambon dan masih banyak lagi suku - suku yang memiliki
ciri khas masing – masing. Ini Contoh paragraf deduktif tantang masyarakat
sosial.
3.
Pengertian Penalaran Induktif
Paragraf Induktif adalah paragraf
yang diawali dengan menjelaskan permasalahan-permasalahan khusus (mengandung
pembuktian dan contoh-contoh fakta) yang diakhiri dengan kesimpulan yang berupa
pernyataan umum. Paragraf Induktis sendiri dikembangkan menjadi beberapa jenis.
Pengembangan tersebut yakni paragraf generalisasi, paragraf analogi, paragraf
sebab akibat bisa juga akibat sebab.
A. Macam-macam Penalaran Induktif
Macam-macam penalaran induktif
diantaranya :
1. Generalisasi
Generalisasi adalah pernyataan yang
berlaku umum untuk semua atau sebagian besar gejala yang diminati generalisasi
mencakup ciri – ciri esensial, bukan rincian. Dalam pengembangan karangan,
generalisasi dibuktikan dengan fakta, contoh, data statistik, dan lain-lain.
a. Generalisasi sempurna
Adalah generalisasi dimana seluruh
fenomena yang menjadi dasar penimpulan diselidiki. Generalisasi macam ini
memberikan kesimpilan amat kuat dan tidak dapat diserang. Tetapi tetap saja
yang belum diselidiki.
b. Generalisasi tidak sempurna
Adalah generalisasi berdasarkan
sebagian fenomena untuk mendapatkan kesimpulan yang berlaku bagi fenomena
sejenis yang belum diselidiki.
B. Ciri-ciri paragraf berpola
induktif
Paragraf berpola induktif memiliki
ciri-ciri sebagai berikut :
1) Letak kalimat utama di akhir
paragraf
2) Diawali dengan uraian/penjelasan
bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum
3) Paragraf induktif diakhiri dengan
kesimpulan
C. Contoh paragraf Induktif:
Pada saat ini remaja lebih menukai
tari-tarian dari barat seperti breakdance, Shuffle, salsa (dan Kripton), modern
dance dan lain sebagainya. Begitupula dengan jenis musik umumnya mereka
menyukai rock, blues, jazz, maupun reff tarian dan kesenian tradisional mulai
ditinggalkan dan beralih mengikuti tren barat. Penerimaan terhadap bahaya luar
yang masuk tidak disertai dengan pelestarian budaya sendiri. Kesenian dan
budaya luar perlahan-lahan menggeser kesenian dan budaya tradisional.
SUMBER :
