APA YANG ANDA KETAHUI TENTANG KOMUNIKASI
- APA YANG ANDA KETAHUI TENTANG KOMUNIKASI ?
Komunikasi adalah suatu proses atau kegiatan penyampaian
pesan dari seseorang kepada orang lain untuk mencapai tujuan tertentu.
Komunikasi adalah prasyarat kehidupan manusia. Kehidupan manusia akan tampak
hampa apabila tidak ada komunikasi. Karena tanpa komunikasi, interaksi antar
manusia, baik secara perorangan, kelompok, ataupun organisasi tidak mungkin dapat
terjadi. Dua orang dikatakan melakukan interaksi apabila masing-masing
melakukan aksi dan reaksi. Aksi dan reaksi dilakukan manusia baik secara
perorangan, kelompok, atau organisasi.
Sebagai makhluk sosial, kita tidak
bisa menghindar dari tindakan komunikasi menyampaikan dan menerima pesan dari
dan ke orang lain. Tindakan komunikasi ini terus menerus terjadi selama proses
kehidupannya. Prosesnya berlangsung dalam berbagai konteks baik fisik,
psikologis, maupun sosial, karena proses komunikasi tidak terjadi pada sebuah
ruang kosong. Pelaku proses komunikasi adalah manusia yang selalu bergerak
dinamis. Komunikasi menjadi penting karena fungsi yang bisa dirasakan oleh
pelaku komunikasi tersebut. Melalui komunikasi seseorang menyampaikan apa yang
ada dalam benak pikirannya dan perasaan hati nuraninya kepada orang lain baik
secara langsung maupun tidak langsung. Melalui komunikasi seseorang dapat
membuat dirinya tidak merasa terasing atau terisolasi dari lingkungan di
sekitarnya.
Pengertian Komunikasi Secara Umum
Adalah proses pengiriman dan penerimaan pesan atau informasi antara dua
individu atau lebih dengan efektif sehingga dapat dipahami dengan
mudah. Istilah komunikasi dalam bahasa inggris disebut communication, yang berasal dari kata communication atau communis
yang memiliki arti sama atau sama yang memiliki makna pengertian
bersama. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian komunikasi
adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita dari dua orang atau
lebih agar pesan yang dimaksud dapat dipahami.
Pengertian Komunikasi menurut definisi James A.F.Stoner adalah proses dimana seseorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan. Sedangkan menurut definisi Prof. Drs. H.A.W. Widjaya yang mengatakan bahwa pengertian komunikasi adalah hubungan kontak antar dan antara manusia baik individu maupun kelompok. Menurut definisi William F.Glueck yang menjelaskan bahwa komunikasi dapat dibagi menjadi dengan dua bentuk. yaitu sebagai berikut....
Pengertian Komunikasi menurut definisi James A.F.Stoner adalah proses dimana seseorang berusaha memberikan pengertian dengan cara pemindahan pesan. Sedangkan menurut definisi Prof. Drs. H.A.W. Widjaya yang mengatakan bahwa pengertian komunikasi adalah hubungan kontak antar dan antara manusia baik individu maupun kelompok. Menurut definisi William F.Glueck yang menjelaskan bahwa komunikasi dapat dibagi menjadi dengan dua bentuk. yaitu sebagai berikut....
- Interpersonal Communications : Interpersonal communications (komunikasi antarpribadi adalah proses pertukaran informasi serta pemindahan pengertian antara dua orang atau lebih di dalam suatu kelompok kecil manusia.
- Organization Communications : Organization communications adalah proses dimana pembicara secara sistematis memberikan informasi dan memindahkan pengertian kepada orang yang banyak dalam organisasi dan kepada pribadi-pribadi dan lembaga-lembaga di luar yang ada hubungan.
- Supaya yang disampaikan komunikator dapat dimengerti oleh komunikan. Agar dapat dimengerti oleh komunikan maka komunikator perlu menjelaskan pesan utama dengan sejelas-jelasnya dan sedetail mungkin.
- Agar dapat memahami orang lain. Dengan melakukan komunikasi, setiap individu dapat memahami individu yang lain dengan kemampuan mendengar apa yang dibicarakan orang lain.
- Agar pendapat kita diterima orang lain. Komunikasi dan pendekatan persuasif merupakan cara agar gagasan kita diterima oleh orang lain.
- Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu. Komunikasi dan pendekatan persuasif kita mampu membangun persamaan presepsi dengan orang kemudian menggerakkannya sesuai keinginan kita.
Dalam manfaat dan dampak yang ditimbulkan komunikasi memiliki fungsi-fungsi yang sangat berperan dalam kehidupan masyarakat. Secara umum, fungsi komunikasi adalah sebagai berikut...
- Sebagai Kendali : Fungsi komunikasi sebagai kendali memiliki arti bahwa komunikasi bertindak untuk mengendalikan perilaku orang lain atau anggota dalam beberapa cara yang harus dipatuhi.
- Sebagai Motivasi : Komunikasi memberikan perkembangan dalam memotivasi dengan memberikan penjelasan dalam hal-hal dalam kehidupan kita.
- Sebagai Pengungkapan Emosional : Komunikasi memiliki peranan dalam mengungkapkan perasaan-perasaan kepada orang lain, baik itu senang, gembira, kecewa, tidak suka. dan lain-lainnya.
- Sebagai Informasi : Komunikasi memberikan informasi yang diperlukan dari setiap individu dan kelompok dalam mengambil keputusan dengan meneruskan data guna mengenai dan menilai pemilihan alternatif.
- Menginformasikan (to inform) Adalah memberikan informasi kepada masyarakat, memberitahukan kepada masyarakat mengenai peristiwa yang terjadi, ide atau pikiran dan tingkah laku orang lain, serta segala sesuatu yang disampaikan orang lain.
- Mendidik (to educated) Adalah komunikasi merupakan sarana pendidikan. Dengan komunikasi, manusia dapat menyampaikan ide dan pikiranya kepada orang lain, sehingga orang lain mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan.
- Menghibur (to entertain) Adalah komunikasi selain berguna untuk menyampaikan komunikasi, pendidikan dan mempengaruhi juga berfungsi untuk menyampaikan hiburan atau menghibur orang lain.
- Mempengaruhi (to influence) Adalah fungsi mempengaruhi setiap individu yang berkomunikasi, tentunya berusaha saling mempengaruhi jalan pikiran komunikan dan lebih jauh lagi berusaha merubah sikap dan tingkah laku komunikan sesuai dengan yang di harapkan.
Syarat-Syarat Komunikasi
Dalam berkomunikasi diperlukan syarat-syarat tertentu dalam penggunaannya. Syarat-syarat komunikasi adalah sebagai berikut..
- Source (sumber) : Source adalah dasar dalam penyampaian pesan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri. Sumber komunikasi adalah orang, lembaga, buku dan lain-lain.
- Komunikator : komunikator adalah pelaku penyampain pesan yang berupa individu yang sedang berbicara atau penulis, dapat juga berupa kelompok orang, organisasi komunikasi seperti televisi, radio, film, surat kabar, dan sebagainya.
- Pesan : pesan adalah keseluruhan yang disampaikan oleh komunikator. Pesan mempunyai tema utama sebagai pengarah dalam usaha mengubah sikap dan tingkah laku orang lain.
- Saluran (channel) : Saluran adalah komunikator yang digunakan dalam menyampaikan pesan. Saluran komunkasi berupa saluran formal (resmi) dan saluran informal (tidak resmi). Saluran formal adalah saluran yang mengikuti garis wewenang dari suatu organisasi, seperti komunikasi antara pimpinan dan bawahannya, sedangkan saluran informal adalah saluran yang berupa desas-desus, kabar burung dan kabar angin.
- Komunikan : komunikan adalah penerima pesan dalam komunikasi yang berupa individu, kelompok dan massa
- Effect (hasil) : effek adalah hasil akhir dari suatu komunikasi dengan bentuk terjadinya perubahan sikap dan perilaku komunikan. Perubahan itu bisa sesuai keinginan atau tidak sesuai dengan keinginan komunikator.
Mengapa kita mempelajari ilmu komunikasi ?Ruben&Steward, (2005:1-8) menyatakan bahwa
- Komunikasi adalah fundamental dalam kehidupan kita.
Dalam
kehidupan kita sehari-hari komunikasi memegang peranan yang sangat
penting. Kita tidak bisa tidak berkomunikasi.tidak ada aktifitas yang
dilakukan tanpa komunikasi, dikarenakan kita dapat membuat beberapa perbedaan
yang esensial manakala kita berkomunikasi dengan orang lain.Demikian
pula sebaliknya, orang lain akan berkomunikasi dengan kita ,baik dalam
jangka pendek ataupun jangka panjang. Cara kita berhubungan satu dengan
lainnya, bagimana suatu hubungan kita bentuk, bagaimana cara kita
memberikan kontribusi sebagai anggota keluarga, kelompok, komunitas,
organisasi dan masyarakat secara luas membutuhkan suatu
komunikasi.Sehingga menjadikan komunikasi tersebut menjadi hal yang
sangat fundamental dalam kehidupan kita.
- Komunikasi adalah merupakansuatu aktifitas komplek.
Komunikasi adalah suatu aktifitas yang komplek dan menantang. Dalam hal ini ternyata aktifitas komunikasi bukanlah suatu aktifitas yang mudah. Untuk mencapai kompetensi komunikasi memerlukan understanding dan
suatu ketrampilan sehingga komunikasi yang kita lakukan menjadi
efektif. Ellen langer dalam Ruben&Stewat( 2005:3) menyebut konsep mindfulness
akan terjadi ketika kita memberikan perhatian pada situasi dan konteks,
kita terbuka dengan informasi baru dan kita menyadari bahwa ada banyak
perspektif tidak hanya satu persepektif di kehidupan manusia.
- Komunikasi adalah vital untuk suatu kedudukan/posisi yang efektif.
Karir
dalam bisnis, pemerintah, atau pendidikan memerlukan kemampuan dalam
memahami situasi komunikasi, mengembangkan strategi komunikasi efektif,
memerlukan kerjasama antara satu dengan yang lain, dan dapat menerima
atas kehadiran ide-ide yang efektif melalui saluran saluran komunikasi.
Untuk mencapai kesuksesan dari suatu kedudukan/ posisi tertentu dalam mencapai kompetensi
komunikasi antara lain melalui kemampuan secara personal dan sikap,
kemampuan interpersonal, kemampuan dalam melakukan komunikasi oral dan
tulisan dan lain sebagainya.
- Suatu pendidikan yang tinggi tidak menjamin kompetensi komunikasi yang baik.
Kadang-kadang kita menganggap bahwa komunikasi itu hanyalah suatu yang bersifat common sense dan setiap orang pasti mengetahui bagaimana berkomunikasi. Padahal
sesungguhnya banyak yang tidak memilki ketrampilan berkomunikasi yang
baik karena ternyata banyak pesan-pesan dalam komunikasi manusia itu
yang disampaikan tidak hanya dalam bentuk verbal tetapi juga nonverbal,
ada ketrampilan komunikasi dalam bentuk tulisan dan oral, ada
ketrampilan berkomunikasi secara interpersonal, ataupun secara kelompok
sehingga kita dapat berkolaborasi sebagai anggota dengan baik, dan
lain-lain. Kadang-kadang kita juga mengalami kegagalan dalam
berkomunikasi. Banyak yang berpendidikan tinggi tetapi tidak memilki
ketrampilan berkomunikasi secara baik dan memadai sehingga mengakibatkan
kegagalan dalam berinteraksi dengan manusia lainnya. Sehingga komunikasi itu perlu kita pelajari.
- Komunikasi adalah populer.
Komunikasi
adalah suatu bidang yang dikatakan sebagai popular. Banyak
bidang-bidang komunikasi modern sekarang ini yang memfokuskan pada studi
tentang pesan, ada juga tentang hubungan antara komunikasi dengan
bidang profesiponal lainnya termasuk hukum, bisnis, informasi,
pendidikan, ilmu computer, dan lain-lain. Sehingga sekarang ini
komunikasi sebagai ilmu social/perileku dan suatu seni yang
diaplikasikan. Disiplin ini bersifat multidisiplin, yang berkaitan
dengan ilmu-ilmu lain seperti psikologi, sosiologi, antroplogi, politik, dan lain sebagainya
2. MENGAPA KITA PERLU MELAKUKAN KOMUNIKASI DALAM MASYARAKAT ?
Kendali : komunikasi bertindak untuk
mengendalikan prilaku anggota dalam beberapa cara, setiap organisasi mempunyai
wewenang dan garis panduan formal yang harus dipatuhi oleh karyawan.
Motivasi : komunikasi membantu
perkembangan motivasi dengan menjelaskan kepada para karyawan apa yang harus
dilakukan bagaimana mereka bekerja baik dan apa yang dapat dikerjakan untuk
memperbaiki kinerja jika itu di bawah standar.
Pengungkapan emosional : bagi banyak
karyawan kelompok kerja mereka merupakan sumber utama untuk interaksi sosial,
komunikasi yang terjadi di dalam kelompok itu merupakan mekanisme fundamental
dengan mana anggota-anggota menunjukkan kekecewaan dan rasa puas mereka oleh
karena itu komunikasi menyiarkan ungkapan emosional dari perasaan dan pemenuhan
kebutuhan sosial.
Informasi : komunikasi memberikan
informasi yang diperlukan individu dan kelompok untuk mengambil keputusan
dengan meneruskan data guna mengenai dan menilai pilihan-pilihan alternatif
(Robbins, 2002 : 310-311)Begitu pula dengan komunikasi individual dan ekternar
individual Komunikasi eksternal memiliki fungsi yang lebih jika dibandingkan
dengan komunikasi internal. Pada komunikasi internal, fungsi komunikasi umumnya
ialah transactional. Artinya, umumnya peristiwa komunikasi (communicative
event) dimaksudkan untuk menyampaikan pesan atau informasi yang pada umumnya
informasi yang terkait dengan ilmupengetahuan dan teknologi.
Untuk kelangsungan hidup, memupuk hubungan,
dan memperoleh kebahagiaan
Sejak lahir, kita tidak dapat hidup
sendiri untuk mempertahankan hidup. Kita perlu dan harus berkomunikasi dengan
orang lain, untuk memenuhi kebutuhan biologis kita seperti makan dan minum, dan
memenuhi kebutuhan psikologis kita seperti sukses dan kebahagiaan. Komunikasi,
dalam konteks apa pun, adalah bentuk dasar adaptasi terhadap lingkungan.
Menurut Rene Spitz, komunikasi (ujaran) adalah jembatan antara bagian luar dan
bagian dalam kepribadian: “mulut sebagai rongga utama adalah jembatan antara
persepsi dalam dan persepsi luar, ia adalah tempat lahir semua persepsi luar
dan model dasarnya, ia adalah tempat transisi bagi perkembangan aktivitas
internasional, bagi munculnya kemauan dari kepasifan. Melalui komunikasi pula kita
dapat memenuhi kebutuhan emosional kita dan meningkatkan kesehatan mental kita.
Kita belajar makna
cinta, kasih sayang, keintiman, simpati, rasa hormat, rasa
bangga, bahkan irihati, dan kebencian. Melalui komunikasi sosial, kita dapat
mengalami berbagai kualitas perasaan itu dan membandingkannya antara perasaan
yang satu dengan perasaan yang lainnya. Karena itu, kita tidak mungkin, kita
dapat mengenal cinta bila kita pun tidak mengenal benci. Kita tidak akan
mengenal makna pelecehan bila kita tidak mengenal makna penghormatan. Lewat
umpan balik dari orang lain kita memperoleh informasi bahwa kita orang yang
berharga. Penegasan orang lain atas diri kita membuat kita merasa nyaman dengan
diri sendiri dan percaya diri. Melalui komunikasi dengan orang lain, kita dapat
memenuhi kebutuhan emosional dan intelektual kita, dengan memupuk hubungan yang
hangat dengan orang-orang disekitar kita. Tanpa pengasuhan dna pendidikan yyang
wajar, manusia akkkan mengalami kemerosotan emosional dan intelektual.
Kebutuhan emosional dan intelektual itu kita peroleh petama-tama dari keluarga
kita, lalu dari orang-orang dekat disekeliling kita seperti kerabat dan
kawan-kawan sebaya dan barulah dari masyarakat umumnya. Orang yang tidak
memperoleh kasih sayang dan kehangatan dari orang-orang disekelilingnya
cendrung agresif
Dalam komunikasi eksternal, bentuk
komunikasi transactional ini juga ada, tetapi selain itu masih ada lagi bentuk
lain, yaitu komunikasi interactional yang bertujuan untuk menjaga atau
mempertahankan hubungan sosial sesama anggota masyarakat. Situasi komunikasi
apa yang terjadi, dan struktur pola apa yang ada dalam situasi tersebut, serta
nilai budaya apa yang diyakini partisipan menjadi dasar pertimbangan dalam
memilih tindak tutur yang pas atau tepat untuk memelihara dan mempertahankan
hubungan sosial seperti itu. Berdasarkan uraian ini, dapat ditarik simpulan
bahwa agar anggota komunitas kampus memiliki kompetensi komunikasi didalam
masyarakat dia harus memiliki ketiga faktor utama penentu kompetensi komunikasi
sebagai mana diuraika pada uraian komunikasi internal, yaitu :
(1) pengetahuan Linguistik yang
meliputi (a) aspek verbal, (b) aspek non verbal,(c) struktur pola peristiwa
komunikasi,(d) kemungkinan variasi bahasa, dan (e) makna setiap variasi dalam
berbagai situasi komunikasi
(2), keterampilan berinteraksi yang
meliputi (a) persepsi terhadap makna ‘diam’ dalam situasi komunikasi, (b)
seleksi dan interpretasi bentuk bahasa yang sesuai dengan situasi komunikasi,
interpretasi peranan dan interpretasi hubungan antara kaidah dan penggunaan
bahasa, (c) norma interaksi dan interpretasi, dan (d) strategi pencapaian
tujuan komunikasi
(3) pengetahuan budaya yang mencakup
(a) struktur sosial, (b) nilai dan sikap,(c) peta kognitif (schema) da (d)
transmisi pengetahuan dan keterampilan. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi
internal dan eksternal pada dasarnya menuntut penguasaan pengetahuan komunikasi
yang sama. Keduanya hanya berbeda dalam hal keluasan cakupan di mana komunikasi
eksternal lebih luas cakupannya dibanding dengan komuniasi internal dan
keluasaan cakupan ini terletak pada ketiga unsur yang telah disebutkan di atas,
yakni (1) participant, atau mitra tutur (2) situasi komunikasi dan (3) topik,
ditambah dengan fungsi komunikasi interactional
REFERENSI :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar